Tampilkan postingan dengan label Tugas Soft Skills. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Soft Skills. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Mei 2018

Stasiun Bé-OS




Profil
Gedung           : Stasiun Jakarta Kota
Arsitek            : Frans Johan Louwrens Ghijsels
Fungsi             : Stasiun Utama 
Pengelola        : PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
Lokasi             : Jl. Satasiun kota, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Pusat
Dibangun        : Tahap I : Tahun 1870
  Tahap II: Tahun 1929

Sejarah
Stasiun Jakarta Kota lebih dikenal sebagai Stasiun Beos, merupakan kependekan dari Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij (Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur). Nama lain untuk Stasiun Jakarta Kota ini yakni Batavia Zuid yang berarti Stasiun Batavia Selatan. Nama ini muncul pada akhir abad ke -19, karena Batavia memiliki stasiun kereta api Batavia Noord (Batavia Utara yang yang terletak di sebelah selatan Museum Sejarah Jakarta sekarang). Batavia Noord pada awalnya merupakan milik perusahaan kereta api Netherland Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) dan merupakan terminal untuk jalur Batavia- Buitenzorg (Jakarta - Bogor), yang pada tahun 1913 jalur Batavia - Buitenzorg ini dijual kepada pemerintah Hindia Belanda dan dikelola oleh Staats Spoorwegen (SS).

Batavia Zuid (Batavia Selatan), awalnya dibangun sekitar tahun 1870, kemudian ditutup pada tahun 1926 untuk renovasi menjadi bangunan yang kini ada. Pembangunannya selesai pada 19 Agustus 1929 dan secara resmi digunakan pada 8 Oktober 1929. Acara peresmiannya dilakukan secara besar-besaran dengan penanaman kepala kerbau oleh Gubernur Jendral jhr. A.C.D. de Graeff yang berkuasa pada zaman Hindia Belanda tahun 1926 - 1931.

Stasiun Jakarta Kota merupakan karya besar arsitek Belanda kelahiran Tulungagung 8 September 1882 yaitu Frans Johan Louwrens Ghijsels yang dikenal dengan ungkapan Het Indische Bouwen yakni perpaduan antara struktur dan teknik modern barat dipadu dengan bentuk-bentuk tradisional setempat. Dengan balutan art deco yang kental, rancangan Ghijsels ini terkesan sederhana. Sesuai dengan filosofi Yunani Kuno, kesederhanaan adalah jalan terpendek menuju kecantikan. Siluet stasiun Jakarta Kota dapat dirasakan melalui komposisi unit-unit massa dengan ketinggian dan bentuk atap berbeda.

Masa Kini



Stasun Jakarta Kota akhirnya ditetapkan sebagai cagar budaya melalui surat keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tahun 1993. Walau masih berfungsi, di sana-sini terlihat sudut-sudut yang kurang terawat. Keberadaannya pun mulai terusik dengan adanya kabar mau dibangun mal di atas bangunan stasiun. Demikian pula kebersihannya yang kurang terawat, sampah beresrakan di rel-rel kereta. Selain itu, banyak orang yang tinggal di samping kiri kanan rel di dekat stasiun mengurangi nilai estetika stasiun kebanggaan ini. Kini Pihak KAI melalui Unit Pelestarian Benda dan bangunan bersejarah telah mulai menata stasiun bersejarah ini

Bangunan dan Tata Letak


Stasiun ini, pada zaman kolonial ada dua, yaitu Batavia NIS (Batavia Noord) dan Batavia BOS (Batavia Zuid). Setelah kedua stasiun tersebut dibeli oleh pemerintah kolonial, perusahaan kereta api negara Staatsspoor en Tramwegen, berencana untuk membangun stasiun besar baru di atas lahan Stasiun Batavia BOS yang mulai ditutup sejak tahun 1923. Sebagai gantinya, maka stasiun Batavia Noord eks-NISM yang berjarak 200 meter ke arah Utara sebagai stasiun utama untuk melayani penumpang. Tahun 1926, stasiun eks-BOS mulai dibongkar. Pembangunan ini adalah proyek dari pembangunan gedung stasiun milik negara, maka Burgerlijke Openbare Werken, (Departemen Pekerjaan Umum Hindia Belanda), terlibat dalam pembangunannya.

Stasiun ini juga berfungsi sebagai tempat istirahat sementara bagi beberapa kereta api Jarak Jauh sebelum dipersiapkan pemberangkatannya di Gambir.

Layanan Kereta Api
Semua kereta api penumpang jarak jauh dan menegah yang dahulu memiliki terminus ke Stasiun Jakarta Kota akhirnya dialihkan ke Stasiun Pasar Senen. Sejak tanggal 9 Februari 2017 semua perjalanan KA Walahar Ekspres/Lokal PWK dan KA Jatiluhur/Lokal CKP dipindahkan ke Stasiun Tanjung Priok.

KRL/CommuterLine Jabodetabek


Sejak dipindahkannya kereta api lokal ke Stasiun Tanjung Priok, stasiun ini hanya melayani KRL Commuter LineJabodetabek. Adapun KRL yang mengakhiri dan mengawali perjalanan di stasiun ini adalah:
·  Red Line
·         (Depok branch), dari dan tujuan Depok
·         (Bogor branch), dari dan tujuan Bogor
·  Blue Line
·         (Bekasi branch), dari dan tujuan Bekasi
·         via Manggarai
·         via Pasar Senen
·         (Cikarang branch), dari dan tujuan Cikarang
·         via Manggarai
·         via Pasar Senen
·  Pink Line
·         (Tanjung Priok branch), dari dan tujuan Tanjung Priok
·         (Kampung Bandan branch), dari dan tujuan Kampung Bandan

Insiden


Pada tanggal 26 Desember 2014 pukul 06.30, lokomotif CC201 89 07 menabrak peron di Stasiun Jakarta Kota, pada saat melangsir rangkaian kereta api Argo Parahyangan. Lokomotif tersebut melampaui batas aman berhenti, sehingga meloncat keluar rel kemudian menggerus lantai peron. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini

Intisari


1.     Stasiun kereta api ini dulunya biasa disebut dengan nama B.O.S = Bataviasche Ooster Spoorweg (Batavia Eastern Railway), Namun bagi penduduk Jakarta tempo dulu, stasiun ini disebut Beos. Kini nama stasiun ini dikenal dengan nama Stasiun Jakarta Kota.
2.     Stasiun Beos merupakan salah satu Landmark kota Jakarta Tua, yang didirikan pada tahun 1929, yang juga merupakan lambang dari arsitektur bergaya modern pada masa itu. Merupakan pusat dari semua perjalanan kereta api pada masanya dan juga merupakan stasiun pertama yang dibuat.
3.     Stasiun ini merupakan satu kesatuan dengan gedung disekelilingnya seperti Museum Fatahillah (dulunya merupakan gedung Pemerintahan), Museum Seni Rupa (dulunya merupakan gedung Pengadilan, didirikan tahun 1871), Museum Wayang (dulunya merupakan Gereja), stasiun Beos tidak dapat dilepaskan bahwa ia adalah satu dari saksi kejayaan Batavia Tempoe Doeloe dan juga saksi dari perjalanan perkembangan Kereta Api Indonesia hingga Sekarang ini.
4.     Stasiun kota di bangun dengan gaya lasik yang masihb di pertahankan keasliannya dan teksturnya hingga saat ini sebagai dan kebanggaan bagi warga kota jakarta.

Sumber:





Kamis, 15 Juni 2017

Keliling Dunia dalam Satu Hari

Wah beneran nih keliling dunia cuma satu hari?
Iya bener. Pergi ke China aja. Ke Window of the World.

Disana ada semua negara. Tapi, dalam miniatur, hehe.







Di Window of the World ini kita bisa mengetahui bangunan terkenal yang di seluruh dunia. Mulai dari Menara eifel, london bridge, Grand Palace Tahiland, Borobudur, Gunung Fuji, dan masih banyak sekali yang lainnya.

Menurut Wikipedia, Window of The World adalah taman hiburan yang terletak di bagian barat kota Shenzhen di Republik Rakyat Cina. Ini memiliki sekitar 130 reproduksi dari beberapa tempat wisata paling terkenal di dunia yang diperas menjadi 48 hektar (118 hektar). Menara Eiffel 108 meter (354 kaki) mendominasi cakrawala dan pemandangan Piramida dan Taj Mahal yang berdekatan satu sama lain merupakan bagian dari daya tarik taman hiburan ini.

Nah ini foto-foto yang saya abadikan ketika saya kuliah lapangan arsitektur.



      



 

  

Hongkong, Kota Tepian Air



Hong Kong terletak di laut Tiongkok selatan, 60 km (37 mi) sebelah timur Makau di sisi berlawanan dari Pearl River Delta. Dikelilingi Laut Tiongkok Selatan di timur, selatan, dan barat, dan berbatasan dengan kota Shenzhen di utara, di seberang Sungai Sham Chun (Sungai Shenzhen). Luas daerahnya adalah 1,104 km2 (426 sq mi) terdiri dari Pulau Hong Kong, Kowloon, dan New Territories, dan lebih dari 200 pulau lepas pantai, Pulau Lantau adalah yang terbesar sedangkan Hong Kong adalah yang kedua terbesar dan populasinya adalah yang terbesar. Dari keseluruhan total, 1,054 km2 (407 sq mi) adalah darat dan 50 km2 (19 sq mi) adalah air. Hong Kong mengklaim laut teritorial sejauh 3 nautical mile (5.6 km). Luas daratan Hong Kong menjadikan luasannya urutan ke-179 di dunia.





Saat saya mengunjungi hongkong, hal yang pertama kali saya lihat ketika take off adalah lautan. Banyak sekali kapal-kapal yang sibuk kesana kemari. Dan ketika saya keluar dari bandara dengan menggunakan bus juga langsung terlihat indahnya lautan hongkong.

Kota Hongkong ini sangat memperhatikan bangunan yang ada di tepian air, tepatnya di tepian air laut, atau biasa disebut dengan Waterfront City. Objek wisata yang saya kunjungi berada di tepian laut, mulai dari Avenue of Stars, Garden of Stars, dan Repulse Bay.







Objek Amatan (Avenue of Stars)

Assalamualaikum.
Pada halaman ini saya ingin menceritakan objek amatan saya pada Kuliah Lapangan Arsitektur yang saya lakukan pada bulan April lalu. Objeknya berada di Hongkong, disuatu tempat di tepian laut, Avenue of Stars namanya.


Jauh hari sebelum keberangkatan, saya dan tim mempersiapkan diri untuk mengamati objek amatan Avenue of Stars ini. Persiapan mulai dari pembagian tugas, membuat skenario, story board dan latihan pengamatan objek sejenis yang ada di Indonesia.

Sebelum itu, saya mau menguraikan terlebih dahulu literatur tentang Avenue of Stars.

Avenue of Stars, Hong Kong 
Berkas:Avenue of Stars movie camera.JPG
Avenue of Stars (Tionghoa: 星光大道), mengambil contoh dari Hollywood Walk of Fame, terletak di sepanjang jalan Victoria Harbour di Tsim Sha Tsui, Hong Kong. Ini adalah penghargaan yang diberikan pada kesohor dari dunia Industri Perfilman Hong Kong.

Sejarah
Pada tahun 1982, kelompok New World Group membangun tempat pejalan kaki sepanjang tepi laut di sekitaran New World Centre di Tsim Sha Tsui East, Kowloon, Hong Kong. Pada tahun 2003, mereka mengumumkan bahwa akan membelanjakan sekitar HK$40 juta untuk membangun "Avenue of Stars", sebuah proyek yang didukung oleh Hong Kong Tourism Board, Tourism Commission, Leisure and Cultural Services Department dari pemerintahan Hong Kong dan Hong Kong Film Awards Association. 
Tempat tersebut dibuka untuk umum pada 28 April 2004 dengan upacara pembukaan yang diadakan satu hari sebelumnya, 27 April. Upacara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh pemerintahan dan kalangan industri termasuk Henry Tang (Financial Secretary), Stephen Ip (Secretary for Economic Development and Labour), Patrick Ho (Secretary of Home Affairs), Selina Chow (Chair of Hong Kong Tourism Board), Manfred Wong (Director/Actor), dan Cheng Yu Tung (Pimpinan dari New World Group); yang mendanai tempat ini dari anggaran mereka sendiri, akhiryna dikembalikan kepada pemerintahaan Hong Kong SAR sebagai milik umum. 
Pada saat pembukaan, area tersebut sudah dilengkapi dengan sekitar 73 cap tangan/kaki dari para kesohor yang sudah diseleksi olehHong Kong Film Awards Association dan para pembaca dari City Entertainment.

Penjelasan
Berkas:HK Star Bruce Lee 16.jpg
Area ini terletak pada bagian timur dari atraksi yang menarik turis sangat banyak di sepanjangan tepian laut area Tsim Sha Tsui. Sebagai daya tarik lainnya juga ditambahkan beberapa arena yang menarik untuk turis termasuk Museum of Art, Space Museum, Cultural Centre dan Clock Tower. 
Memasuki arena tersebut dari arah Salisbury Garden, akan bertemu langsung dengan sebuah patung replika setinggi 4.5 meter, yang merupakan tiruan dari penghargaan yang diberikan kepada para pengunjung Hong Kong Film Awards. Sepanjang 440 meter jalan tersebut juga diceritakan perjalanan sejarah perfilman Hong Kong selama seratus tahun terakhir, yang digambarkan dalam sembilan pilar yang berwarna merah dan tulisan di sekelilingnya. Dalam setiap satu gambar ada plakat yang diberikan kepada pesohornya. Beberapa diantaranya disertai dengan tanda tangan dan cetakan tangan dari pesohor dalam sement, namun pada umumnya hanya berisikan plakat dan nama dari pesohornya saja. 
Jalanan itu memberikan pemandangan yang menarik sepanjang Victoria Harbour. Di malah hari, tempat itu sangat terkenal sebagai tempat untuk menampilkan Symphony of Lights. Itu adalah tempat yang terbaik untuk melihat sisi glamor dari dunia keartisan di Hong Kong.
Dalam waktu dekat akan dipasang replika dari obor Olimpiade Musim Panas tahun 2008. 
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Avenue_of_Stars,_Hong_Kong 


Nah, begitulah penjelasannya. Namun ketika saya dan tim sampai ke tempat kejadian perkara, tidak seperti yang kami bayangkan. Avenue of Stars tersebut sedang dilakukan renovasi, sehingga ditutup untuk sementara waktu.

Walaupun demikian, kami tetap melakukan pengamatan apa yang ada di objek, tetapi tidak sesuai script dan storyboard yang sudah kami persiapkan. Kami mengambil gambar dan merekam semampu kami.

Kuliah Lapangan Arsitektur 2017 (HOSEMA)

Pada bulan April lalu saya melakukan kuliah lapangan arsitektur di Hongkong-Macau-Shenzhen. KLA 2017 dilakukan selama 5 Hari, tepatnya pada tanggal 23 April sampai 27 April.

Hari pertama,

Hari pertama, saya berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada jam 6.30. Itu pertmakalinya saya naik pesawat, dan langsung pergi jauh. Perjalanan memakan waktu selama 4 jam. Saya sampai jam 12 waktu hongkong. Perdaan waktu hanya terpaut 1 atau 2 jam.

Pada hari ini, saya langsung melakukan pengatan objek saya di Avenue of Stars.


Pengamatan dilakukan hingga malam hari. Kemudian dilanjutkan ke toko coklat dan makan malam. Setelah kenyang, baru lah kita pergi ke hotel. Hotel tersebut bernama Bes Western Harbour View Hotel.



Hari ke dua,

Pagi hari, saya makan pagi di hotel dan pergi ke Madam Tussauds yang berada di Victoria Peek. Setelah itu dilanjutkan ke Repulse Bay dan sholat di Islamic Center.



Perjalanan dilakukan menggunakan kapal Ferry menuju Macau. Tempat yang kami kunjingi pertama kali adalah Macau Tower dan Klenteng. Lalu pada malam harinya saya dan teman-teman pergi ke luar hotel hotel ntuk melihat night street view di Macau.






Hari ke tiga,

Pada hari ini saya mengunjungi Senado square, St. Pauls, dan Vennetian Mall. Kemudian naik kapal ferry lagi menuju Shenzhen.




Hari ke empat,
Waktunya pergi keliling dunia!
Waktunya jadi raksasa!
Tapi, dalam dunia mini, hehe.

Nah hari ini saya mengunjunga Window of the world, di sana dapat ditemui berbagai icon negara di seluruh dunia.






Hari ke lima,
Ini hari  terakhir saya mengunjungi hongkong. Perjalanan ditutup dengan mengujungi Shenzhen Bay sport Center, sebuah stadion yang sangat cantik dengan strukturnya.







Minggu, 29 Maret 2015

Pudarnya Rasa Cinta terhadap Budaya Bangsa

Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Indonesia yang terdiri dari beribu pulau mempunyai berbagai macam suku dan budaya. Terdapat lebih dari 700 suku yang ada di Indonesia. Dengan keanekaragaman tersebut membuat bangsa Indonesia kaya akan budaya, mulai dari bahasa, rumah adat, upacara adat, pakaian adat, tarian, musik, lagu, dan keseniannya lainnya. Namun, kebudayaan tersebut perlahan mulai terlupakan bahkan ditinggalkan oleh masyarakat. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Minggu, 09 November 2014

Agama dan Masyarakat

I.    Fungsi Agama

Dalam hal fungsi, masyarakat dan agama itu berperan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang timbul di masyarakat yang tidak dapat   dipecahakan   secara   empiris   karena   adanya   keterbatasan kemampuan dan ketidakpastian. Oleh karena itu, diharapkan agama menjalankan   fungsinya   sehingga   masyarakat   merasa   sejahtera, aman, stabil, dan sebagainya. Agama dalam masyarakat bisa difungsikan sebagai berikut :
a.         Fungsi edukatif
Agama memberikan bimbingan dan pengajaaran dengan perantara petugas-petugasnya (fungsionaris) seperti syaman, dukun, nabi, kiai, pendeta imam, guru agama dan lainnya, baik dalam upacara (perayaan) keagamaan, khotbah, renungan (meditasi) pendalaman rohani, dsb.

b.        Fungsi penyelamatan
Bahwa setiap manusia menginginkan keselamatan baik dalam hidup sekarang ini maupun sesudah mati. Jaminan keselamatan ini hanya bisa mereka temukan dalam agama. Agama membantu manusia untuk mengenal sesuatu “yang sakral” dan “makhluk teringgi” atau Tuhan dan berkomunikasi dengan-Nya. Sehingga dalam yang hubungan ini manusia percaya dapat memperoleh apa yang ia inginkan. Agama sanggup mendamaikan kembali manusia yang salah dengan Tuhan dengan jalan pengampunan dan Penyucian batin.

c.         Fungsi pengawasan sosial (social control)
Fungsi agama sebagai kontrol sosial yaitu :
·           Agama meneguhkan kaidah-kaidah susila dari adat yang dipandang baik bagi kehidupan moral warga masyarakat.
·           Agama mengamankan dan melestarikan kaidah-kaidah moral ( yang dianggap baik )dari serbuan destruktif dari agama baru dan dari system hokum Negara modern.

d.        Fungsi memupuk Persaudaraan
Kesatuan persaudaraan berdasarkan kesatuan sosiologis ialah kesatuan manusia-manusia yang didirikan atas unsur kesamaan.
·           Kesatuan persaudaraan berdasarkan ideologi yang sama, seperti liberalism, komunisme, dan sosialisme.
·           Kesatuan persaudaraan berdasarkan sistem politik yang sama. Bangsa-bangsa bergabung dalam sistem kenegaraan besar, seperti NATO, ASEAN dll.
·           Kesatuan persaudaraan atas dasar se-iman, merupakan kesatuan tertinggi karena dalam persatuan ini manusia bukan hanya melibatkan sebagian dari dirinya saja melainkan seluruh pribadinya dilibatkan dalam satu intimitas yang terdalam dengan sesuatu yang tertinggi yang dipercayai bersama

e.        Fungsi transformatif
Fungsi transformatif disini diartikan dengan mengubah bentuk kehidupan baru atau mengganti nilai-nilai lama dengan menanamkan nilai-nilai baru yang lebih bermanfaat.
Sedangkan  menurut   Thomas   F.  O’Dea  menuliskan   enam  fungsi agama dan masyarakat yaitu:
1.      Sebagai pendukung, pelipur lara, dan perekonsiliasi.
2.      Sarana hubungan  transendental  melalui  pemujaan dan upacara ibadat.
3.      Penguat norma-norma dan nilai-nilai yang sudah ada.
4.      Pengoreksi fungsi yang sudah ada.
5.      Pemberi identitas diri.
6.      Pendewasaan agama.
Sedangkan menurut  Hendropuspito  lebih ringkas  lagi,  akan tetapi   intinya   hampir   sama.   Menurutnya   fungsi   agama   dan masyarakat   itu   adalah   edukatif,   penyelamat,   pengawasan   sosial, memupuk persaudaraan, dan transformatif.

Agama memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan masyarakat, karena agama memberikan sebuah system nilai yang memiliki derivasi pada norma-norma masyarakat untuk memberikan pengabsahan dan pembenaran dalam mengatur pola perilaku manusia, baik di level individu dan masyarakat. Agama menjadi sebuah pedoman hidup singkatnya. Dalam memandang nilai, dapat kita lihat dari dua sudut pandang. Pertama, nilai  agama dilihat dari sudut intelektual yang menjadikan nilai agama sebagai norma  atau prinsip. Kedua, nilai agama dirasakan di sudut pandang emosional yang menyebabkan adanya sebuah dorongan rasa dalam diri yang disebut mistisme.

II.   Pelembagaan Agama

Pelembagaan agama adalah suatu tempat atau lembaga dimana tempat tersebut untuk membimbing manusia yang mempunyai atau menganut suatu agama dan melembagai suatu agama.
Salah satu pelembagaan agama di Indonesia adalah MUI. MUI adalah singkatan dari Majelis Ulama Indonesia, yang berfungsi menghimpun para ulama indonesia untuk menyatukan gerak langkah islam di Indonesia, MUI melembagai atau membimbing suatu agama khususnya agama islam.
Dengan kata lain pelembagaan agama adalah wadah untuk menampung aspirasi-aspirasi di setiap masing-masing agama. ketika ada selisih paham yang tidak sependapat dengan agama yang bersangkutan, maka masalah tersebut di bawa ke pelembagaan agama, untuk di tindak lanjuti.dengan memusyawarahkan masalah tersebut dan di ambil keputusan bersama dan di sepakati bersama pula.

III.  Agama, Konflik, dan Masyarakat

Upacara-upacara yang bernuansa agama suku bukannya semakin berkurang tetapi kelihatannya semakin marak di mana-mana terutama di sejumlah desa-desa. Misalnya saja, demi pariwisata yang mendatangkan banyak uang bagi para pelaku pariwisata, maka upacara-upacara adat yang notabene adalah upacara agama suku mulai dihidupkan di daerah-daerah.
Upacara-upacara agama suku yang selama ini ditekan dan dimarjinalisasikan tumbuh sangat subur. Anehnya sebab bukan hanya orang yang masih tinggal di kampung yang menyambut angin segar itu dengan antusias tetapi ternyata orang yang lama tinggal di kotapun menyambutnya dengan semangat membara. Misalnya pemilihan hari-hari tertentu yang diklaim sebagai hari baik untuk melaksanakan suatu upacara. Hal ini semakin menarik sebab mereka itu pada umumnya merupakan pemeluk yang “ fanatik” dari salah satu agama monoteis bahkan pejabat atau pimpinan agama. Jadi pada jaman sekarang pun masih banyak sekali hal yang menghubungkan agama dengan kepercayaan-kepercayaan seperti itu sehingga bisa menimbulkan konflik bagi masyarakat itu sendiri.

Review:
Agama dengan masyarakat memiliki hubungan yang sangat erat, karena agama merupakan pedoman hidup manusia dalam bertingkah laku dan bermasyarakat. Tanpa agama, hidup menjadi tidak teratur dan timbul banyak penyimpangan. Oleh sebab itu, setiap individu harus memimiliki pemahaman yang kuat tentang agamanya agar tidak terjadi konfilk dalam masyarakat.



Sumber Referensi:



Sabtu, 11 Oktober 2014

Pengertian, Tujuan, dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

Pengertian

Untuk menjawab dan memecahkan berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu pengetahuan. Berdasarkan sumber ilmu filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dikelompokkan menjadi 3 yaitu :

1.      Ilmu-Ilmu Alamiah (Natural Science)
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah dengan cara menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menetukan suatu kualitas. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah adalah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.

2.     Ilmu-Ilmu Sosial (Social Science)
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Namun hasil penelitiannya tidak  100 % benar karena keteraturan dalam hubungan antar manusia itu dapat berubah dari waktu ke waktu. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial adalah ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.

3.      Ilmu-Ilmu Budaya (Humanities)
Yaitu pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain Ilmu Budaya dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial adalah kesenian, bahasa, kesusastraan, agama, dsb.

Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah sosial menggunakan pengertian, fakta, teori, dan konsep yang berasal dari berbagai bidang ilmu keahlian dalam lapangan ilmu sosial seperti sosiologi, psikologi, geografi, antropologi, sejarah, ekonomi.

Ilmu sosial dasar bukan merupakan gabungan dari ilmu sosial dan bukan juga disiplin ilmu tersendiri, melainkan suatu bahan studi yang dirancang untuk pengajaran di perguruan tinggi yang memberi pengetahuan dasar tentang konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran  mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial.

Secara singkat Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah sosial yang ada dalam masyarakat dengan menggunakan konsep, teori, dan fakta dari berbagai bidang yang ada di ruang lingkup ilmu sosial.


Tujuan

1. Tujuan umum diselenggarakannya mata kuliah Ilmu Sosial Dasar ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala yang berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mengenai lingkungan sosial dapat dipertajam.

2.    Tujuan Khusus
·     Memahami dan menyadari fakta dan masalah sosial yang ada di masyarakat
·     Peka terhadap masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha menanggulanginya
·    Menyadari bahwa setiap masalah sosial bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya secara kritis-interdisipliner
·   Memahami jalan pikiran para ahli agar dapar berkomunikasi dengan mereka untuk mengatasi masalah sosial


Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul dalam sebuah masarakat. Unruk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu :
1.       Kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu
2  .     Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial
3   .    Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya yang saling berkaitan

Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 kelompok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perlkuliahan Ilmnu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya:

1.       Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan
2.       Masalah individu, keluarga, dan masyarakat
3.       Masalah pemuda dan sosialisasi
4.       Masalah hubungan antarwarga negara dan negara
5.       Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
6.       Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan
7.       Masalah pertentanngan-pertentangan sosial dan integrasi
8.       Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat

Sumber referensi :
·         MKDU Ilmu Sosial Dasar oleh Herwantioyoko dan Netjle F. Katuk. Penerbit Gunadarma